Magelang – Program Studi Teknik Elektronika Pertahanan Akademi Militer menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Inovasi Sistem Pertahanan Berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT) untuk Menghadapi Ancaman Siber” yang berlangsung di Gedung Moch. Lily Rochli Akademi Militer, Magelang.

Kegiatan seminar secara resmi dibuka oleh Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar. Dalam sambutannya, Gubernur Akmil menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi global telah membawa perubahan signifikan terhadap pola ancaman pertahanan negara, khususnya di bidang keamanan siber. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi pertahanan yang modern, adaptif, dan terintegrasi guna mendukung sistem pertahanan nasional yang kuat dan berdaya saing.
Seminar dihadiri oleh pejabat distribusi Akademi Militer, dosen, taruna dan taruni, mahasiswa perguruan tinggi serta tamu undangan dari berbagai instansi akademik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman peserta terhadap perkembangan teknologi pertahanan modern berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT) dalam menghadapi ancaman cyber warfare di era digital.

Pada seminar tersebut hadir sebagai narasumber yaitu Wibawanto Nugroho Widodo, S.E., M.A., M.A., War College Dip., M.P.P., Ph.D. Wakil Ketua Bidang HANKAM IKAL Strategic Center yang membawakan materi mengenai strategi pengembangan sistem pertahanan berbasis AIoT untuk memperkuat keamanan nasional dan meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa integrasi teknologi Artificial Intelligence dan Internet of Things dalam sistem pertahanan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, komunikasi, deteksi dini, serta pengamanan data strategis pertahanan negara.
Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kemampuan pertahanan yang responsif, efektif, dan unggul menghadapi ancaman modern di masa depan. Selain sesi pemaparan materi, seminar juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai implementasi AIoT pada sistem pertahanan modern, penguatan cyber defense, autonomous system, serta pengembangan teknologi pertahanan nasional berbasis inovasi digital.
Melalui kegiatan seminar ini, Program Studi Teknik Elektronika Pertahanan Akademi Militer diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dan penelitian di bidang teknologi pertahanan yang aplikatif serta mencetak sumber daya manusia TNI yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.