Yogyakarta – Kolonel Cke Dorado Sembiring, S.T., M.T., mewakili Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar, menghadiri pembukaan 4th Technovation FTTI 2026 yang digelar di Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjaya) Yogyakarta, Kamis (12/6/2026). Ajang tahunan Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi (FTTI) ini mengusung tema “Wadah Mahasiswa FTTI Unjaya Berkarya dan Berinovasi”, menjadi panggung utama bagi mahasiswa memamerkan hasil karya, penelitian, dan inovasi teknologi yang telah dikembangkan selama satu tahun terakhir.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unjaya Prof. Dr. rer. nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si., dihadiri Dekan FTTI Aris Wahyu Murdiyanto, S.Kom., M.Cs., jajaran pimpinan universitas, dosen, mitra industri, serta ratusan mahasiswa peserta pameran dan kompetisi. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi FTTI dalam memfasilitasi kreativitas mahasiswa, sejalan visi universitas menjadi perguruan tinggi unggul dan terdepan yang berlandaskan nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani.
Sebagai perwakilan Gubernur Akmil, Kolonel Dorado Sembiring menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, teknologi, dan kebutuhan pertahanan negara. “Inovasi teknologi bukan hanya untuk kemajuan industri, tetapi juga sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional. Karya-karya yang ditampilkan hari ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi menjawab tantangan bangsa,” ujar Kolonel Cke Dorado Sembiring, S.T., M.T. dalam sambutannya.
Beliau juga mengapresiasi tema yang diangkat, menilai Technovation FTTI 2026 sebagai wadah strategis yang tidak hanya menampilkan produk teknologi, tetapi juga membangun budaya berkarya dan berinovasi yang berkelanjutan. Kehadiran perwakilan Akmil sekaligus menegaskan kerja sama erat antara Akademi Militer dan Unjaya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya bidang elektronika dan sistem informasi yang relevan dengan kebutuhan pertahanan.
Pada edisi keempat ini, Technovation FTTI menghadirkan lebih dari 50 karya inovasi mahasiswa dari program studi Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Teknik Industri, meliputi aplikasi kecerdasan buatan, sistem keamanan data, perangkat otomatisasi, hingga solusi teknologi untuk masyarakat dan lingkungan. Selain pameran, kegiatan juga mencakup lomba karya tulis ilmiah, presentasi proyek, serta diskusi dengan praktisi industri dan akademisi.
Dekan FTTI Aris Wahyu Murdiyanto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menjembatani teori akademik dengan penerapan nyata, sekaligus membuka peluang kerja sama antara mahasiswa, institusi, dan dunia usaha. “Kami berharap karya-karya ini tidak hanya berhenti di pameran, tetapi bisa dikembangkan lebih lanjut, dipatenkan, bahkan diterapkan di masyarakat maupun instansi negara, termasuk mendukung kebutuhan pertahanan,” katanya.
Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme, ditutup dengan peninjauan langsung ke stan pameran oleh Kolonel Cke Dorado Sembiring, S.T., M.T. beserta jajaran pimpinan Unjaya, yang memberikan masukan dan apresiasi langsung kepada para pencipta karya. Kehadiran perwakilan Akmil menjadi momentum penting, mengukuhkan bahwa inovasi teknologi yang dikembangkan perguruan tinggi sipil memiliki relevansi tinggi dan nilai strategis bagi kepentingan pertahanan dan kemajuan bangsa Indonesia.

