Yogyakarta – Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Elektronika Pertahanan Akmil, Kolonel Cke Dorado Sembiring, S.T., M.T., menghadiri kegiatan Gelaran Karya Mahasiswa Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi (FTTI) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjaya) dalam ajang 4th Technovation Tahun 2026. Acara berlangsung di Ruang Auditorium Kampus I Unjaya, Jalan Siliwangi, Ringroad Barat, Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.

Kehadiran Kaprodi Teknik Elektronika Pertahanan merupakan tindak lanjut dari undangan resmi yang disampaikan Ketua Pelaksana Kegiatan Gelaran Karya Mahasiswa FTTI Unjaya 4th Technovation 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau bergabung bersama sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Rektor II Unjaya, Dekan FTTI Unjaya, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika se-Daerah Istimewa Yogyakarta, perwakilan Asosiasi Digital Kreatif (Aditif), perwakilan SMK se-Kota Yogyakarta, serta mitra kerja sama Unjaya.

Rangkaian acara diawali dengan persiapan, dilanjutkan pembukaan resmi oleh Dekan FTTI Unjaya, sambutan dari Wakil Rektor II Unjaya dan perwakilan mitra atau sponsor, hingga puncaknya pameran hasil karya inovatif mahasiswa. Sebanyak 11 karya unggulan dipamerkan, yang terbagi dalam dua kategori utama, yaitu : Solusi Teknologi Untuk Kesehatan Mental dan Sistem Pendukung Pengembangan Usaha, Serta Inovasi Berbasis Rekayasa dan Pendidikan.

Pada bidang kesehatan mental, karya yang ditampilkan meliputi KitaJeda (aplikasi deteksi dini tingkat stres), SIPAKEM (sistem identifikasi gangguan kecemasan), SedulurJiwo (aplikasi skrining kesehatan mental lengkap dengan fitur pendukung), serta Ruang Pulih (platform layanan edukasi dan konsultasi psikologis). Sementara itu, untuk pengembangan usaha, hadir karya seperti Tenik (sistem manajemen produksi untuk usaha tenun lurik), GenTechLocal_id (sistem pemesanan helm klasik), 3nergy (sistem penjualan online produk tas), dan PBLengers 404 (aplikasi manajemen operasional UMKM gula jawa).

Selain itu, mahasiswa juga mempersembahkan inovasi lain seperti Teknofas (sistem pengelolaan perangkat Android terpusat), Think Pin (alat permainan edukatif 3D untuk anak usia dini), serta Pasada Press (mesin press hidrolik pengolah limbah serbuk kayu menjadi produk bernilai ekonomi).

Di samping meninjau hasil karya mahasiswa Unjaya, Kaprodi Teknik Elektronika Pertahanan juga mengadakan diskusi dengan pimpinan FTTI yang menaungi empat program studi, yaitu Teknik Industri, Informatika, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi. Dalam pertemuan tersebut, disepakati rencana kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diketahui, nota kesepahaman (MoU) yang pernah terjalin antara Unjaya dan Akmil telah berakhir pada 27 Januari 2026, dan pihak Unjaya berencana memperpanjang kerja sama tersebut sebagai landasan pelaksanaan program bersama ke depannya.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjembatani keilmuan di bidang teknologi dan teknik, sekaligus membuka peluang kolaborasi pengembangan sumber daya manusia dan inovasi yang bermanfaat bagi institusi maupun masyarakat luas. Kehadiran perwakilan Akmil juga memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan tinggi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.