YOGYAKARTA – Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Elektronika Pertahanan Korprodi Akmil menerima undangan kehormatan sebagai tamu VVIP dalam kegiatan Cloud Regional Open Source Summit (CROSS) Indonesia 2026, sebuah forum teknologi nasional yang menjadi wadah pertemuan antara akademisi, industri, komunitas teknologi, dan pemangku kepentingan dalam pengembangan transformasi digital di Indonesia.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) ini mengangkat isu strategis terkait perkembangan teknologi open source, komputasi awan (cloud computing), serta arah kebijakan dan tantangan transformasi digital nasional. Forum tersebut menjadi ruang diskusi penting dalam mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia.

Salah satu tokoh yang turut berperan dalam kegiatan ini adalah Ir. Onno W. Purbo, M.Eng., Ph.D., yang dikenal sebagai pakar teknologi informasi Indonesia dan aktif mendorong pengembangan ekosistem open source di tanah air. Kehadirannya bersama para pemangku kepentingan lainnya semakin memperkuat nilai strategis forum ini sebagai ruang berbagi gagasan dan inovasi teknologi.

Kehadiran Kaprodi Teknik Elektronika Pertahanan Korprodi Akmil dalam forum tersebut menunjukkan peran aktif Akademi Militer dalam mengikuti perkembangan teknologi modern, khususnya yang berkaitan dengan sistem elektronika dan digitalisasi pertahanan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat wawasan dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan militer.

Dalam agenda kegiatan, perwakilan Akmil dijadwalkan mengikuti sesi pembukaan, diskusi serta forum jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan dari kalangan akademisi, praktisi, dan industri teknologi. Keterlibatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama strategis dalam pengembangan teknologi pertahanan berbasis digital.

Partisipasi Akademi Militer dalam CROSS Indonesia 2026 menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia militer dan perkembangan teknologi nasional, sekaligus mendukung lahirnya calon perwira TNI AD yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan peperangan modern di era digital.